• Tentang UGM
  • Tentang SPs
  • Pusat TI
  • Bahasa Indonesia
    • Bahasa Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada Geo-Informasi untuk Manajemen Bencana dan Perencanaan Spasial
Program Studi Magister Ilmu Lingkungan
Universitas Gadjah Mada
  • Beranda
  • Tentang
    • Sejarah
    • Visi Misi
    • Lokasi
  • Akademik
    • Dosen Pengajar
    • Mata Kuliah
    • Kalender Akademik
  • Kontak
  • Galeri
  • Beranda
  • Artikel
  • Minat Studi Geo-Informasi Mengkaji Pelaksanaan SPAB di DIY untuk Pendidikan Berkelanjutan

Minat Studi Geo-Informasi Mengkaji Pelaksanaan SPAB di DIY untuk Pendidikan Berkelanjutan

  • Artikel
  • 31 Oktober 2025, 10.27
  • Oleh: Admin
  • 0

Minat Studi Geo-Informasi untuk Manajemen Bencana dan Perencanaan Spasial, Sekolah Pascasarjana, melaksanakan rangkaian kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat dalam skema Pendidikan bagi Pembangunan Berkelanjutan (Education for Sustainable Development) tahun 2025. Kegiatan ini diketuai oleh Dr. rer. nat. Muhammad Anggri Setiawan, M.Si., dengan anggota tim pengusul Dr. Nugroho Christanto, S.Si., M.Sc., Dr. rer. nat. Arry Retnowati, S.Si., M.Sc., dan Akbar Akhmad, S.Si. Program ini bertujuan memperkuat percepatan implementasi Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) melalui pendekatan riset partisipatif yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan pendidikan. Kegiatan ini sekaligus menjadi kontribusi akademik UGM terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) poin keempat, yaitu Quality Education atau pendidikan bermutu. Melalui kegiatan ini, UGM mendorong penerapan pendidikan yang inklusif, adaptif, dan tangguh terhadap risiko bencana di lingkungan sekolah.

Rangkaian kegiatan pengabdian ini telah dimulai sejak bulan Agustus 2025 dengan melibatkan berbagai pihak yang tergabung dalam Sekretariat Bersama SPAB DIY. Tahapan awal dilakukan melalui Focus Group Discussion (FGD) bersama Sekber SPAB DIY untuk mengidentifikasi dinamika implementasi program SPAB dan hambatan yang dihadapi sekolah dalam pelaksanaannya. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan FGD kedua bersama perwakilan sekolah dari berbagai jenjang pendidikan di wilayah DIY. Dalam forum tersebut, tim pengabdian menggali pengalaman, kebutuhan, dan persepsi guru serta kepala sekolah terhadap efektivitas program SPAB dalam membangun kesiapsiagaan warga sekolah. Selain FGD, tim juga menyebarkan kuesioner ke sejumlah sekolah guna memperoleh data persepsi dan evaluasi guru mengenai keberlanjutan pelaksanaan SPAB. Temuan dari proses ini menjadi landasan dalam penyusunan kajian akademik yang diharapkan dapat memberikan rekomendasi strategis bagi penguatan kebijakan SPAB di tingkat daerah.

 

Pada Rabu, 22 Oktober 2025, tim pengabdian dari Minata Studi Geo-Informasi melakukan kunjungan lapangan ke SMA Negeri 1 Teladan Yogyakarta sebagai salah satu sekolah mitra dalam pelaksanaan SPAB. Kunjungan ini bertujuan untuk melakukan diskusi langsung mengenai praktik integrasi SPAB di sekolah serta melihat bagaimana pelaksanaannya bersinergi dengan program-program lain. Hasil diskusi menunjukkan bahwa SPAB memiliki irisan indikator dengan sejumlah program sekolah lain, seperti Adiwiyata, Sekolah Sehat, dan Sekolah Ramah Anak. Artinya, sekolah yang belum melaksanakan SPAB namun sudah menjalankan program-program tersebut dapat mempercepat penerapan SPAB karena beberapa indikatornya telah tercakup di dalam kegiatan sekolah lainnya. Temuan ini menunjukkan bahwa implementasi SPAB dapat diintegrasikan secara efisien dengan kebijakan dan program sekolah yang sudah ada, tanpa harus memulai dari awal.

Temuan tersebut menegaskan pentingnya sinergi lintas program dalam percepatan pelaksanaan SPAB di sekolah. Menurut Dr. Muhammad Anggri Setiawan, keberhasilan program SPAB sangat bergantung pada kemampuan sekolah untuk mengintegrasikan prinsip-prinsip ketangguhan bencana ke dalam berbagai aspek pendidikan yang sudah berjalan. Ia menjelaskan bahwa pendekatan kolaboratif yang melibatkan guru, siswa, orang tua, dan pemangku kebijakan daerah menjadi fondasi utama dalam membangun sekolah yang aman dan tangguh terhadap bencana. Pendidikan kebencanaan tidak hanya berfokus pada aspek teknis mitigasi, tetapi juga pada pengembangan budaya sadar risiko di lingkungan sekolah. Dengan integrasi program yang baik, SPAB dapat berkembang menjadi model pendidikan berkelanjutan yang sejalan dengan semangat SDGs poin 4 tentang pendidikan bermutu bagi semua.

Kegiatan pengabdian ini juga memperlihatkan komitmen UGM dalam mendukung pencapaian SDGs melalui pendekatan berbasis Education for Sustainable Development (ESD). Program ini menekankan pentingnya kolaborasi antaraktor pendidikan untuk menanamkan nilai keberlanjutan, kesiapsiagaan, dan kepedulian lingkungan dalam kegiatan belajar mengajar. Integrasi SPAB dengan program seperti Adiwiyata dan Sekolah Sehat mencerminkan pendekatan holistik dalam menciptakan sekolah yang tidak hanya aman dari ancaman bencana, tetapi juga mendukung kesehatan, kesejahteraan, dan ketangguhan komunitas pendidikan. Pendekatan ini menjadi bagian dari misi UGM sebagai universitas kerakyatan yang aktif berkontribusi dalam pembangunan masyarakat tangguh bencana dan berdaya saing.

Melalui hasil kajian akademik yang dihasilkan, Program Magister Geo-Informasi UGM menegaskan perannya sebagai pusat pengembangan ilmu dan praktik kebencanaan yang berbasis data, kolaborasi, dan inovasi. Kajian ini diharapkan dapat menjadi masukan strategis bagi pemerintah daerah, sekolah, dan pemangku kepentingan lainnya dalam memperkuat kebijakan SPAB di DIY. Ke depan, hasil pengabdian ini akan dipublikasikan sebagai rekomendasi akademik yang dapat dimanfaatkan dalam perencanaan dan evaluasi program SPAB secara berkelanjutan. Dengan demikian, kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen UGM dalam mempercepat terwujudnya pendidikan yang tangguh, adaptif, dan berkelanjutan di Daerah Istimewa Yogyakarta serta Indonesia pada umumnya.

Tinggalkan Komentar Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Berita Terakhir

  • Kuliah Lapangan Banjarnegara, Pemahaman Secara Langsung Pengembangan Sumberdaya Lahan dan Wilayah pada Kawasan Rawan Bencana
  • Kuliah Lapangan Bahaya Alam dan Pengembangan Sumber Daya
  • Minat Studi Geo-Informasi Mengkaji Pelaksanaan SPAB di DIY untuk Pendidikan Berkelanjutan
  • Kuliah Lapangan Pengenalan Morfologi Longsor di DAS Bompon
  • Pengenalan Peralatan Pengambilan Foto Udara di Kalisari, Magelang
Universitas Gadjah Mada

Sekretariat : Gedung Pascasarjana Lantai 3, Ruang 304,

Jl. Teknika Utara, Pogung, Sleman, Yogyakarta 55281
Telp : 0274 – 564239 (ext. 305)
HP : 0812 2718 2767 (Indri)
E-mail : geo-info.pasca@ugm.ac.id

Ig: geoinfo.ugm

© 2020 Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY