• Tentang UGM
  • Tentang SPs
  • Pusat TI
  • Bahasa Indonesia
    • Bahasa Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada Geo-Informasi untuk Manajemen Bencana dan Perencanaan Spasial
Program Studi Magister Ilmu Lingkungan
Universitas Gadjah Mada
  • Beranda
  • Tentang
    • Sejarah
    • Visi Misi
    • Lokasi
  • Akademik
    • Dosen Pengajar
    • Mata Kuliah
    • Kalender Akademik
  • Kontak
  • Galeri
  • Beranda
  • Artikel
  • Mengungkap “Gerakan Tersembunyi” Longsor, Inovasi Baru untuk Mitigasi Bencana

Mengungkap “Gerakan Tersembunyi” Longsor, Inovasi Baru untuk Mitigasi Bencana

  • Artikel
  • 24 April 2026, 15.37
  • Oleh: Admin
  • 0

Wisuda bukan hanya akhir perjalanan akademik, tetapi juga awal kontribusi nyata bagi masyarakat. Hal ini dibuktikan oleh Husna Rafi Julias, S.P., M.Sc., lulusan Minat Studi Geo-Informasi untuk Manajemen Bencana dan Perencanaan Spasial. Melalui penelitiannya, ia berhasil mengungkap mekanisme tersembunyi pada longsor aktif di Magelang, Jawa Tengah. Fokus utamanya adalah memahami bagaimana longsor dapat aktif kembali tanpa disadari. Penelitian ini dibimbing oleh Prof. Dr.rer.nat. Junun Sartohadi, M.Sc.sebagai Pembimbing I dan Dr. Eng. Guruh Samodra, S.Si., M.Sc. sebagai Pembimbing II.

Penelitian ini memanfaatkan teknologi UAV-LiDAR untuk memetakan permukaan tanah secara detail. Rafi juga menggunakan pendekatan unik melalui analisis kemiringan batang pohon.  Pohon-pohon yang miring menjadi indikator alami pergerakan tanah. Pola kemiringannya terbukti searah dengan pergerakan longsor.

Selain itu, metode Electrical Resistivity Tomography (ERT) digunakan untuk melihat kondisi bawah permukaan. Hasilnya menunjukkan adanya zona lemah yang jenuh air di dalam tanah. Zona ini memiliki nilai resistivitas rendah dan berperan sebagai bidang gelincir. Temuan ini memperkuat hubungan antara kondisi permukaan dan bawah tanah.

Gambar 1. Hasil penelitian Rafi yang mengintegrasikan analisis permukaan dan bawah permukaan pada longsor aktif

Temuan ini membawa dampak besar bagi upaya mitigasi bencana. Rafi menunjukkan bahwa pengelolaan air permukaan dapat menjadi solusi efektif untuk mengurangi risiko longsor. Pendekatan ini memungkinkan identifikasi zona rawan secara lebih akurat dan berbasis data. Penelitian ini juga membuka peluang penerapan teknologi serupa di berbagai wilayah rawan longsor di Indonesia. Dengan inovasi ini, diharapkan masyarakat dapat hidup lebih aman dan siap menghadapi bencana di masa depan.

Tags: GEO-INFO PENELITIAN WISUDA

Tinggalkan Komentar Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Berita Terakhir

  • Analisis Spasial Risiko Kebakaran Sekolah: Upaya Mitigasi Berbasis SIG di Kabupaten Bantul
  • Minat Studi Geo-Informasi Meriahkan Pameran Kebencanaan PIT IABI ke-9
  • Analisis Dinamika dan Kerawanan Longsor Koseismik: Studi Kasus Rangkaian Gempa Lombok 2018
  • Mahasiswa Geo-Informasi Presentasikan Riset Kebencanaan pada Konferensi Internasional di Taiwan
  • Mengungkap “Gerakan Tersembunyi” Longsor, Inovasi Baru untuk Mitigasi Bencana
Universitas Gadjah Mada

Sekretariat : Gedung Pascasarjana Lantai 3, Ruang 304,

Jl. Teknika Utara, Pogung, Sleman, Yogyakarta 55281
Telp : 0274 – 564239 (ext. 305)
HP : 0812 2718 2767 (Indri)
E-mail : geo-info.pasca@ugm.ac.id

Ig: geoinfo.ugm

© 2020 Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY