Indonesia merupakan salah satu negara dengan tingkat kerawanan bencana yang tinggi akibat kondisi geografis, geologis, hidrometeorologis, dan dinamika perubahan iklim yang terus berkembang. Berbagai kejadian bencana yang terjadi di Indonesia menunjukkan pentingnya penguatan kapasitas masyarakat, tata kelola risiko bencana, serta kolaborasi multipihak dalam upaya pengurangan risiko bencana secara berkelanjutan. Dalam rangka memperingati 20 tahun peristiwa Gempabumi Yogyakarta tahun 2006, Ikatan Ahli Kebencanaan Indonesia (IABI) bekerja sama dengan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta, serta Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) DIY menyelenggarakan Pertemuan Ilmiah Tahunan (PIT) Kebencanaan ke-9 Tahun 2026. Kegiatan ini menjadi wadah strategis bagi akademisi, peneliti, praktisi, pemerintah, komunitas, lembaga kemanusiaan, dan sektor swasta untuk berbagi pengalaman, pengetahuan, inovasi, serta praktik baik dalam bidang kebencanaan dan perubahan iklim.
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan PIT IABI ke-9, diselenggarakan pula kegiatan Pameran Kebencanaan dan Ignite Stage yang bertujuan menjadi media komunikasi, edukasi, diseminasi informasi, dan promosi berbagai program maupun inovasi terkait pengurangan risiko bencana. Kegiatan ini juga menjadi ruang kolaboratif untuk memperkuat jejaring antar stakeholder kebencanaan melalui penyampaian informasi yang lebih inklusif, edukatif, dan mudah dipahami masyarakat luas. Minat Studi Geo-Informasi untuk Manajemen Bencana dan Perencanaan Spasial berkolaborasi dengan Program Studi Magister Manajemen Bencana mengikuti kegiatan pameran kebencanaan tersebut. Pameran Kebencanaan dan Ignite Stage dilaksanakan pada hari Rabu-Kamis, 6-7 Mei 2026 di Lantai Dasar Masjid Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY).
Kegiatan pameran diikuti oleh berbagai lembaga dan institusi yang bergerak di bidang kebencanaan, kemanusiaan, lingkungan, perubahan iklim, dan pengembangan masyarakat. Peserta pameran menampilkan berbagai informasi, produk, inovasi, hasil penelitian, media edukasi, serta praktik baik terkait pengurangan risiko bencana. Pelaksaan kegiatan Pameran Kebencanaan dan Ignite Stage berjalan dengan baik, tertib, dan lancar. Kegiatan ini mendapat perhatian dan antuisme yang tinggi dari peserta maupun pengunjung yang hadir selama kegiatan berlangsung. Berbagai booth pameran menampilkan informasi dan inovasi yang menarik serta edukatif, mulai dari media mitigasi bencana, sistem informasi kebencanaan, hasil penelitian, teknologi pendukung penanggulangan bencana, hingga program pemberdayaan masyarakat berbasis pengurangan risiko bencana. Selain sebagai media publikasi dan edukasi, kegiatan ini juga berhasil memperkuat jejaring antar lembaga dan stakeholder kebencanaan. Kolaborasi yang terbangun diharapkan dapat mendukung pengembangan program dan kegiatan kebencanaan yang lebih terintegrasi, inklusif, dan berkelanjutan di masa mendatang. Kegiatan ini juga menunjukkan bahwa pengurangan risiko bencana tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi memerlukan keterlibatan aktif seluruh unsur masyarakat melalui pendekatan kolaboratif dan partisipatif.
Pameran Kebencanaan dan Ignite Stage dalam rangka Pertemuan Ilmiah Tahunan (PIT) IABI ke-9 Tahun 2026 merupakan kegiatan yang memberikan kontribusi positif dalam penguatan kapasitas, edukasi, dan kolaborasi antar stakeholder kebencanaan di Indonesia. Melalui kegiatan ini, diharapkan tercipta peningkatan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya mitigasi bencana, adaptasi perubahan iklim, dan penguatan ketangguhan wilayah. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mempererat sinergi dan kerja sama lintas sektor dalam mendukung penyelenggaraan penanggulangan bencana yang lebih efektif, partisipatif, dan berkelanjutan.