Mahasiswa Geo-Informasi untuk Manajemen Bencana dan Perencanaan Spasial melaksanakan kuliah lapangan dengan pembimbing Prof. Dr. Junun Sartohadi, M.Sc. pada 4 Oktober 2025 di DAS Bompon, Magelang. Kuliah lapangan dilaksanakan untuk menjelaskan proses terjadinya longsor dan perannya dalam penilaian bencana alam. Dengan kuliah lapangan ini mahasiswa diharapkan dapat mengidentifikasi morfologi longsor secara langsung meliputi mahkota longsor, bidang gelincir, material endapan longsor; memahami proses geomorfologis yang unik di DAS Bompon dan memahami tingkat aktivitas longsor di DAS Bompon.
GEO-INFO
Sabtu, 26 April 2025 mahasiswa Geo-Informasi untuk Manajemen Bencana dan Perencanaan Spasial melaksanakan kuliah lapangan di Kalisari, Margoyoso, Salaman, Magelang. Tujuan dari kuliah lapangan tersebut adalah memperkenalkan alat survei dan mempraktekkannya. Dosen yang mendampingi yaitu Prof. Dr. rer. nat. Junun Sartohadi, M.Sc., Dr. Eng. Guruh Samodra, S.Si., M.Sc., Dr. Muhammad Anggri Setiawan, S.Si., M.Si. dan, Dr.rer.nat. Arry Retnowati, S.Si., M.Sc. Mahasiswa mempraktekkan Drone Phantom 4 Pro dan Drone Mavic 3 Enterprise, serta GPS Geodetik. Pemotretan menggunakan drone dilakukan dengan membuat jalur terbang wilayah kajian sehingga menghasilkan data foto udara. Sebelum dilakukan pemotretan, dilakukan pengukuran GPS Geodetik yang digunakan untuk mengkoreksi sehingga dihasilkan foto udara yang presisi.
Kuliah lapangan hari kedua dilaksanakan dengan cara kunjungan instansi terkait penelitian dan kebencaaan di Kabupaten Pacitan. Kunjungan pertama dilaksanakan di kantor Bappedalitabang Kabupaten Pacitan. Selama kunjungan instansi, Bappedalitabang menyampaikan arah perencanaan wilayah Kabupaten Pacitan melalui Rencana Pembanguna Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Pemaparan juga disertai diskusi potensi riset yang dapat dilakukan di Kabupaten Pacitan. Adapun penelitian ini juga diharapkan mampu menjadi pertimbangan dalam pengambilan kebijakan di kabupaten ini.