• Tentang UGM
  • Tentang SPs
  • Pusat TI
  • Bahasa Indonesia
    • Bahasa Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada Geo-Informasi untuk Manajemen Bencana dan Perencanaan Spasial
Program Studi Magister Ilmu Lingkungan
Universitas Gadjah Mada
  • Beranda
  • Tentang
    • Sejarah
    • Visi Misi
    • Lokasi
  • Akademik
    • Dosen Pengajar
    • Mata Kuliah
    • Kalender Akademik
  • Kontak
  • Galeri
  • Beranda
  • Artikel
  • Pemanfaatan Data LiDAR dan Model Scoops3D untuk Analisis Stabilitas Lereng di Desa Ratamba, Kecamatan Pejawaran, Kabupaten Banjarnegara, Provinsi Jawa Tengah

Pemanfaatan Data LiDAR dan Model Scoops3D untuk Analisis Stabilitas Lereng di Desa Ratamba, Kecamatan Pejawaran, Kabupaten Banjarnegara, Provinsi Jawa Tengah

  • Artikel
  • 1 Oktober 2026, 11.19
  • Oleh: Admin
  • 0

Longsor merupakan salah satu bencana alam yang sering terjadi di Indonesia dan umumnya terjadi pada wilayah perbukitan. Intensitas longsor terjadi secara signifikan pada lereng yang curam. Mekanisme longsor dapat dipahami menggunakan teknologi penginderaan jauh. Teknologi penginderaan jauh yang dapat menghasilkan informasi topografi secara detail akan mendukung analisis stabilitas lereng. Untuk mengetahui hal tersebut lebih lanjut, sebuah rencana penelitian dilakukan guna mengkaji analisis stabilitas lereng di salah satu desa yang terletak di Kabupaten Banjarnegara.

Rencana penelitian ini disampaikan oleh Raudah Husna dalam agenda ujian proposal yang dilaksanakan pada Senin, 28 September 2026, bertempat di Ruang Sidang B Lantai 5 Sekolah Pascasarjana. Penelitian ini dilakukan dibawah bimbingan Dr. Eng. Guruh Samodra, S.Si., M.Sc. sebagai Pembimbing Utama dan Dr.rer.nat. Muhammad Anggri Setiawan, M.Si. sebagai Pembimbing Pendamping. Penelitian ini dilakukan di Desa Ratamba, Kecamatan Pejawaran. Desa Ratamba terletak pada Formasi Kalibiuk yang memiliki kandungan batuan lempung rawan longsor. Berdasarkan Dokumen Kajian Risiko Bencana Kabupaten Banjarnegara tahun 2019-2023, Desa Ratamba termasuk ke dalam desa dengan tingkat risiko sedang. Hal ini menjadi dasar penting dalam penentuan lokasi dan topik penelitian.

Metode yang digunakan dalam penelitian ini mengintegrasikan data Light Detection and Ranging (LiDAR) yang akan menghasilkan Digital Elevation Model (DEM) dan model Scoops3D, sebuah perangkat lunak yang dikembangkan oleh United States Geological Survey (USGS) untuk melakukan analisis stabilitas lereng secara 3D. Pemodelan 3D menggunakan pendekatan metode keseimbangan batas untuk mencari potensi bidang gelincir. Untuk setiap potensi longsoran atau runtuhan, Scoops3D mengevaluasi kestabilan permukaan gelincir rotasional berbentuk sferis/bola yang mencakup sejumlah sel DEM. Simulasi model menggunakan data masukan seperti DEM, parameter geoteknik (kohesi tanah, sudut geser dalam, dan berat volume), ketebalan tanah, dan muka air tanah. Pengumpulan data parameter geoteknik, ketebalan tanah, dan muka air tanah dilakukan melalui survei lapangan.

Hasil pemodelan ini akan menghasilkan informasi terkait distribusi spasial nilai faktor keamanan (Fs), klasifikasi kestabilan lereng, estimasi volume potensi longsor, dan tingkat akurasi pemodelan. Nilai faktor keamanan akan diklasifikasikan ke dalam beberapa tingkat kondisi seperti rawan/tidak stabil, kritis/hampir stabil, dan stabil. Kemudian, estimasi volume akan dihitung berdasarkan volume massa tanah/batuan yang berada di atas bidang gelincir kritis untuk setiap potensi keruntuhan 3D yang teridentifikasi. Pada tahap uji akurasi model, nilai faktor keamanan akan dibandingkan dengan data/peta inventori longsor menggunakan kurva Receiver Operating Characteristic (ROC) pada bahasa pemrograman R. Tingkat akurasi model akan dinilai berdasarkan nilai Area Under Curve (AUC).

Penelitian ini diharapkan dapat menjadi pemahaman terkait pemanfaatan penggunaan data LiDAR dan model Scoops3D, dasar untuk rencana mitigasi struktural dan non-struktural, dan upaya peningkatan kewaspadaan pada area yang teridentifikasi rawan longsor di wilayah penelitian.

Tags: GEO-INFO PENELITIAN SDG 11 : MEWUJUDKAN PERMUKIMAN YANG INKLUSIF DAN BERKELANJUTAN

Tinggalkan Komentar Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Berita Terakhir

  • Pemanfaatan Data LiDAR dan Model Scoops3D untuk Analisis Stabilitas Lereng di Desa Ratamba, Kecamatan Pejawaran, Kabupaten Banjarnegara, Provinsi Jawa Tengah
  • Memproyeksikan Masa Depan Banjir Rob Semarang melalui Pendekatan Geospasial
  • Analisis Spasial Risiko Kebakaran Sekolah: Upaya Mitigasi Berbasis SIG di Kabupaten Bantul
  • Minat Studi Geo-Informasi Meriahkan Pameran Kebencanaan PIT IABI ke-9
  • Analisis Dinamika dan Kerawanan Longsor Koseismik: Studi Kasus Rangkaian Gempa Lombok 2018
Universitas Gadjah Mada

Sekretariat : Gedung Pascasarjana Lantai 3, Ruang 304,

Jl. Teknika Utara, Pogung, Sleman, Yogyakarta 55281
Telp : 0274 – 564239 (ext. 305)
HP : 0812 2718 2767 (Indri)
E-mail : geo-info.pasca@ugm.ac.id

Ig: geoinfo.ugm

© 2020 Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY